Dibekuk Port, Persib Bakal Hadapi Dewa United yang Bikin Ngeri

Sport

genberita.com – Persib Bandung memulai kiprah di Piala Presiden 2025 dengan hasil tak terduga: dibekuk Port FC 2‑0 di laga perdana. Kekalahan ini jadi alarm karena selanjutnya lawan berat sudah menanti: Dewa United. Pelatih Bojan Hodak harus menemukan solusi cepat untuk mengembalikan mental dan performa tim sebelum menghadapi β€œBanten Warriors” di pertandingan berikutnya.

Analisis Kekalahan Lawan Port FC

Laga perdana di Si Jalak Harupat berlangsung berat bagi Persib. Port FC berhasil mencetak gol kedua lewat penalti setelah Asnawi dijatuhkan oleh Al Hamra Hehanussa. Pelatih Bojan Hodak sebelumnya memperingatkan potensi tinggi Port dan Dewa United, menilai kedua tim sama-sama sulit dan butuh persiapan matang. Kekalahan ini memaksa Bobotoh waspadai performa Persib yang belum on‑form dan menempatkan tekanan lebih besar di laga berikutnya lawan Dewa United.

Persiapan Persib Jelang Melawan Dewa United

Pelatih Bojan Hodak memastikan Persib tak tanggung-tanggungβ€”turnamen pramusim ini dianggap sebagai ujian serius jelang Liga 1 dan ACL 2. Latihan taktis dan penyegaran mental jadi fokus utama gim dengan target mencuri poin sempurna dalam laga ini. Hodak mengaku masih pelajari formasi dan strategi Dewa United. Dengan selisih poin dan mental yang sedang lemah, Persib harus kembali tampil tajam; gelandang kreatif dan lini belakang wajib tingkatkan konsentrasi sejak peluit pertama.

Kekuatan Dewa United Bikin Ngeri

Dewa United tampil impresif musim ini; mereka menempati runner-up Liga 1 2024/25 dan lolos ke AFC Challenge League langsung via fase grup.
Mereka punya kombinasi pemain asing berkualitas dan lokal solid, dengan Alexis Messidoro sebagai pilar, sempat berbicara optimis bisa menyalip Persib di klasemen.
Sebagai wakil Asia, kesiapan mereka di pramusim tinggiβ€”hasil positif melawan Persib bisa memberikan sinyal kekuatan Dewa United tantang Persib secara psikologis.

Dinamika Grup B Piala Presiden 2025

Grup B dihuni enam tim, termasuk Oxford United, Port FC, Persib, dan Dewa United.
Persib harus menutup lubang dari kekalahan tadi, karena peluang lolos tergantung hasil melawan Dewa United dan duel Port vs Dewa nantinya .
Pencapaian di grup ini jadi tolok ukur kesiapan tim menghadapi Liga 1 dan ACLβ€”terutama jika Persib kalah lagi, mental dan struktur tim akan diuji serius.

Rekam Jejak Persib vs Dewa United

Dalam pertemuan sebelumnya, Persib kalah 0‑2 dari Dewa United di GBLA pada Januari 2025.Β Ini menjadi sinyal bahaya, bahwa Dewa mampu mengacaukan lini serang Persib dengan serangan balik cepat.
Meski Persib juara Liga 1 2024/25, hasil head-to-head menunjukkan Dewa United mampu menekan dan mencuri angka krusial dari Maung Bandung .
Data ini harus jadi acuan, bahwa Persib wajib memastikan kekompakan formasi bertahan, serta altetiv error minimal, agar tidak kecolongan lagi.

Strategi dan Antisipasi dari Persib

Untuk laga nanti, Persib kemungkinan akan memperkuat lini tengah agar tidak terlalu banyak ruang kosong yang bisa dimanfaatkan Dewa United. Hodak juga dikabarkan siapkan opsi rotasi pemain .
Fokus terhadap pressing tinggi dan transisi cepat bisa jadi winning formula agar Persib bisa menguasai tempo dan tidak memberi kebebasan operasional kepada Messidoro & kawan-kawan.
Selain itu, evaluasi mental pasca kekalahan Port penting: tim psikologik dan kapasitas recovery pemain jadi penentu seberapa cepat Maung Bandung bangkit.

Prediksi Pengaruh ke Musim Depan

Jika Persib mampu bangkit melawan Dewa United, momentum itu akan memuluskan jalan sementara menuju Liga 1 dan ACL 2 dengan kepercayaan diri tinggi.
Sebaliknya, jika gagal, tekanan fans dan pysik sewaktu pramusim bisa terulang saat kompetisi dimulai, berpotensi turunnya performa.
Hasil ini juga bisa memengaruhi moral tim di AFC saat nanti bertemu tim Asia di fase grup, karena mental uji tanding makin diuji oleh mereka yang pernah meredam Persib di pramusim.

Setelah dibekuk Port FC, Persib kini dihadapkan tantangan nyata kala Persib bakal hadapi Dewa Unitedβ€”tim yang dikenal siap dan penuh ancaman. Ini bukan sekadar laga pramusim; ini pertempuran mental dan taktikal sebelum Liga 1 & kompetisi Asia dimulai.